Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • beti.darsono10 9:04 pm on 15 September 2010 Permalink | Reply  

    Cerita Inspirasi Jilid 2 

    Nama               : Beti Septiana Darsono

    NRP                : E34100008

    Laskar              : 7 ( B.J. Habibie )

    Ini adalah kisah milik teman SMA saya. Kami sekelas  selama 3 tahun. Hal ini membuat saya banyak tahu seluk beluk kehidupannya. Sebut saja namanya Ida. Ida adalah teman yang saya kenal pertama kali ketika masuk di kelas X-9 Sebelumnya, saya memang masuk kelas yang lain. Karena suatu hal, saya dipindahkan ke kelas tersebut. Hal yang saya tangkap darinya, dia adalah anak yang pemalu dan sangat pendiam. Tetapi, di balik semua itu dia menyimpan segudang pesona.

    Hari pun berganti. Dari yang sekedar tahu saja, akhirnya saya mulai mengenal sosok yang luar biasa ini. Dia adalah seorang anak yang sholehah. Setiap hari dia selalu mengingatkan saya untuk sholat. Tak lupa juga terkadang dia membangunkan saya untuk sholat Tahajud. Baginya tidak ada toleransi untuk hal yang satu ini. Selama masih bisa dilakukan, ya lakukanlah. Itu yang selalu dia katakan pada saya dikala saya mulai malas untuk bangun malam.

    Walaupun begitu, di kelas Ida termasuk salah satu siswa yang lemah di bidang akademik. Selama 2 semester berturut-turut dia menduduki peringkat terakhir di kelas. Hal ini tentu saja membuat guru-guru khawatir. Apalagi sebentar lagi UAN. Guru-guru khawatir kalau Ida samapi tidak lulus. Tiap hari dia digembleng agar lebih kuat lagi dalam menghadapi UAN. Kami, teman-temannya pun membantu sekuat kami. Satu hal yang membuat aku salut padanya. Dia tidak gentar menghadapi semua cemoohan. Dia dengan sekuat tenaga mengejar ketertinggalannya. Ketika UAN berlangsung, tidak sekali pun dia meminta bantuan. Kami sudah menawarinya jawaban, tetapi dia tetap teguh pada pendiriannya. Dia percaya, Allah akan tetap bersamanya. Allah selalu melihat apa yang kita lakukan, begitu selalu alasannya. Waktu hasil UAN keluar, dia menempati urutan terakhir. Dia tidak malu. Dia terlihat tegar.

    Seperti yang lainnya, dia pun ikut tes masuk perguruan tinggi negeri. Tapi Allah sepertinya belum mengabulkan doanya. Dia tidak lolos tes tersebut. Dia tidak menyerah. Dia tetap berkeyakinan Allah akan menjawab doa-doanya. Mungkin ini bukan saat yang tepat, jawabnya sambil tersenyum. Kami teman-temannya tak lupa mendoakan dia. Bagaimana pun juga dia adalah saudara kami. Hubunganku dia sempat terputus sejenak ketika aku harus berangkat ke Bogor. Kabar terakhir yang aku dengar, dia belum mendapat sekolah. Lalu hubungan kami pun putus. Kami baru bertemu pada Lebaran ini. Alhamdulillah. Allah menunjukkan kuasa-Nya. Dia akhirnya dapat perguruan tinggi negeri yang cukup ternama dengan jurusan yang ternama pula. Dia kuliah di ITS jurusan Statistika. Bahkan aku dengar dia juga dapat beasiswa di sana. . Itu membuatku semakin kuat, tegar dan tak pernah putus asa. Allah selalu bersamaku. .

     
  • beti.darsono10 9:01 pm on 15 September 2010 Permalink | Reply  

    Cerita Inspirasi 


    st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
    <!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:595.35pt 842.0pt; margin:85.05pt 85.05pt 85.05pt 113.4pt; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
    /* Style Definitions */
    table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:”Table Normal”;
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-parent:””;
    mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
    mso-para-margin:0in;
    mso-para-margin-bottom:.0001pt;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:10.0pt;
    font-family:”Times New Roman”;
    mso-ansi-language:#0400;
    mso-fareast-language:#0400;
    mso-bidi-language:#0400;}

    Nama : Beti Septiana Darsono

    NRP : E34100008

    Laskar : 7 ( B.J. Habibie )

    Namaku Beti. Aku tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Timur. Blitar namanya. Sebuah kota yang dikenal sebagai Bumi Bung Karno. Aku anak kedua dari dua bersaudara. Ya, aku anak bungsu. Sebagai anak bungsu, kedua orang tuaku menaruh perhatian dan impian mereka di pundakku. Mereka sangat berharap aku bisa masuk STAN. Sebuah Sekolah Tinggi dengan ikatan kerja. Aku tahu, ibu dan ayahku mengharapkan aku bisa jadi PNS selepas kuliah nanti.

    Harapan mereka mulai memudar tatkala aku ikut USMI. Dari kecil aku memang sudah berkeinginan masuk IPB. Kedua orang tuaku tidak mengerti akan hal itu. Hingga akhirnya hasil pun kudapat. Aku diterima di IPB jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Alhamdulillah, tetapi ketika berita ini kusampaikan pada kedua orang tuaku, wajah beliau tertunduk. Yah aku tahu dan aku mengerti. Tentunya mereka kurang puas atas pencapaianku ini. Surat penerimaanku tergeletak pasrah di meja. Tentu saja aku tidak menyerah begitu saja. Setiap ada kesempatan kujelaskan ini-itu tentang IPB. Sampai-sampai orang tua kakak kelas datang ke rumahku hanya untuk meyakinkan kedua orang tuaku.

    Selain ikut USMI, aku masih ikut tes-tes lain. SNMPTN, STAN, dan STIS. Hasilnya nihil. Aku tidak diterima di ketiga-tiganya. Aku berpikir, mungkin Allah sudah menunjukkan jalan-Nya padaku. Aku sudah ditakdirkan untuk kuliah di IPB. Mau tidak mau orang tua menuruti kemauanku. Aku diperbolehkan kuliah di IPB walaupun dengan hati yang berat. Di sinilah tantangan dimulai. Aku tidak boleh mengeluh dan buang-buang waktu. Kuliah di IPB adalah keputusanku. Aku harus teguh pada keputusanku ini. Hal ini juga membuat diriku semakin kuat dan termotivasi. Aku harus membuktikan pada kedua orang tuaku kalau aku bisa hidup mandiri, tetap bisa dapat nilai yang bagus walau jauh dari pengawasan orang tua. Aku buktikan dengan aku lulus matrikulasi Pengantar Matematika.Hal ini akan terus berlanjut. Aku akan berusaha mewujudkan mimpi-mimpiku dan membuat orang tuaku bangga. Aku berharap orang tuaku akan selalu ikhlas, rida dan selalu mendoakanku dari rumah.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel